Senin, 13 Juni 2011

Pertemuan 9

     REMOTE PC
      ssh    ip_tujuan


    KIRIM PESAN
     wall   pesan


    REMOTE DESKTOP
    system→preference→remote dekstop
    MEREMOTE Pc Lain dengan aplikasi VNC
    Application→Accesories→VNC viewer

Pertemuan 8

Setting IP via GUI

       System Administrasi→Network
    Paket Data
        Membuat paket data baru
        tar -cvf namapaketan file1 file2.....n
    Menambahkan isi paketan data
        tar -rf namapaketan filex
    Melihat isi paketan
        tar -tvf namapaketan
    Mengekstrak paketan
        tar -xf namapaketan
 
keterangan:
  C = create
  V = verbose
  F = file
  X = extract
  T = table
  R = append=menambahkan

Kirim File
  Mengirimkan file ke komputer lain
    scp nmFile Ip(tujuan):direktori tujuan
    ex:scp coba 192.168.0.1 :/home/asep/x


     Mengambil File dari Komputer Lain
    scp Ip (tujuan) :direktori File direktori penyimpanan
    ex:scp 192.168.0.1 :/home/juli/Linux/coba1   /home/asep/cp
    Catatan :Kalau yang ingin di ambil adalah direktori maka tambahkan
                   perintah "-r" setelah kata "scp"


    Mengambil direktori dari komputer
    scp -r  Ip  :direktori yang dituju   direktori penyimpanan
      ex: scp  -r 192.168.0.1  :/home/juli/Linux     /home/asep/scp

Pertemuan 7

adalah sistem pengalamatan di network dengan menggunakan sederetan angka berupa kombinasi 4 deret bilangan antara 0 s/d 255 yang masing-masing dipisahkan oleh tanda titik (.), mulai dari 0.0.0.1 hingga 255.255.255.255 atau kira-kira akan ada 4 milyar lebih IP address yang dapat dibagikan ke seluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia. Adapun pembagian kelas sebagai berikut :



# Untuk Mengaktifkan Interface Jaringan
/etc/init.d/network start (untuk memulai)
/etc/init.d/network restart (untuk mematikan & mengaktifkan kembali)
/etc/init.d/network status (untuk melihat jaringan yang masih aktif/tidak)

# Untuk Mensetting Ip (Sementara)
ifconfig eth0 IP netmask subnet

# Untuk Mensetting Gateway
route add default gw IP

# Untuk Melihat Konfigurasi IP
/etc/init.d/network -scripts

# Untuk Mengubah Host Name
cd /etc
vi hosts

# Untuk Mengecek Koneksi
ping IP address

# Untuk Melihat Komputer yang terkoneksi
arp

# Untuk Mensetting Ip Permanent via console :
Setup :
Network configuration
Device eth0
Setting IP static,subnet,gateway
OK
Quit
Quit

Sabtu, 14 Mei 2011

Pertemuan 5

# gg   :untuk memindahkan kursor ke bawah baris.
# ngg :untuk memindahkan kursor ke [n] baris.
# G    :untuk memindahkan kursor ke akhir baris.
# nyy  :untuk mengkopi [n] baris dari posisi kursor.
# nyw :untuk mengkopi [n] kata dari posisi kursor.
# P     :untuk mempaste pada posisi kursor.
# p     :untuk mempaste dibawah kursor.
# u     :untuk membatalkan perintah (undo)

 ctrl+r  :untuk membatalkan undo (redo)
 D        :untuk menghapus baris tanpa menggantikan baris kosong.
 dd       :untuk menghapus baris dengan menggantikan baris kosong dengan baris
             dibawahnya
 d0(nol):untuk menghapus pada posisi kursor sampai awal baris
 nD      :untuk menghapus pada posisi [n] baris
:!sh    :untuk keluar sementara dari editor vi
:!ls     :untuk keluar sementara dari editor vi sekaligus eksekusi perintah ls 

vi File1 File2 :untuk membuka 2 (dua) File sekaligus
:n               :untuk membuka File berikutnya
:rew            :untuk membuka File sebelumnya
O                :untuk menyisipkan baris pada posisi kursor
o                :untuk menyisipkan baris dibawah kursor
A                :untuk menyisipkan pada awal baris

:!ls -l          :untuk melihat nilai akses tanpa keluar dari editor vi
:w!             :untuk menyimpan
:!mkdir       :untuk membuat direktori

Rabu, 27 April 2011


Pertemuan 4

Melihat No UID (User ID)
•Cd ˽ /etc
•Vi ˽ passwd
Melihat No GID (Group ID)
•Cd ˽ /etc
•Vi ˽ group
Membuat Group Baru
• Gpasswd ˽ -g ˽ no gid ˽ nama group
Menghapus User Dan Group
• Gpasswd ˽ -d ˽ nama user ˽ nama group
Syarat penentuan no GID
• Harus >500 (default)
• No GID ≠ no GID yang sudah ada
• No GID ≠ no UID yang sudah ada
Editor Vi
Vi ˽ nama file
Simpan = esq  : w q !
Hak Kepemilikan File
Chown ˽ user ˽ nama file
• Untuk aktifkan user tanpa keluar dari root cd ˽ /home /i

Senin, 11 April 2011

Linux System Administrator


Pertemuan 3

Backup Data
1. Hardlink
File dapat di backup ke direktori manapun.
Jika file master dihapus, maka file backupan masih dapat dibuka dan dibaca.
# ln˽nama file˽alamat direktori tujuan
2. Softlink
File dapat di backup di tempat(direktori yg sama).
Jika file master dihapus, maka file backupan tidak dapat  dibaca.
# ln˽-s˽nama file˽alamat direktori tujuan

  
Hak Izin Akses File
                                                    
                                                        G               O       
                                           rw-                 rw-              r--
                                   User/owner    Group    Other



Izin Akses untuk file
r    : read : izin untuk membaca/melihat isi suatu file
w    : write : untuk mengubah isi file
x    : execute : untuk mengeksekusi/menjalankan suatu file
  dimana jenis file berupa script/program

Izin Akses untuk direktori
r    : read : izin untuk melihat isi direktori (ex: $ls-l data)
w    : write : untuk membuat/menghapus file dalam direktori
x    : execute : untuk pindah ke dalam direktori


Hak akses
# chmod˽nilai akses˽nama file

Untuk membuat Hak Akses File
# ls˽-l

Editor Vi(membuat/mengubah isi suatu file dlm console)
# Vi˽nama file

Melihat Susunan Direktori
# Tree

Melihat Semua Perintah
# History

Menginput didalam Editor Vi
# Esc i

Menyimpan/keluar dr Editor Vi
# :wq

Minggu, 27 Maret 2011

Linux System Administrator


Sistem Operasi Linux
Sistem Operasi adalah software yang mengatur dan mengkoordinasikan interaksi (proses) antar pemakai, sumberdaya (resources) satu dengan yang lainnya.
Kernel adalah program dasar yang berinteraksi dengan hardware melalui device driver, mengatur memori dan mengkoordinasikan proses, serta mengirim dan menerima data paket untuk jaringan.
 Struktur data kernel
Saat kernel melakukan sebuah proses, data-data proses tersebut disimpan secara periodik dalam bentuk file-file. Untuk melihat data-data kernel tersebut, maka file-file yang dimaksud harus di parsing setiap saat karena datanya yang dinamis. Cara termudah yang dapat dilakukan antara lain dengan menggunakan perintah cat.
 Syntax :
cat <file_system_yang_di_maksud>
File-file ini tersimpan dalam direktori-direktori yang disimpan terstruktur dalam direktori /proc.
           
 System File Linux
Sistem file Linux dimulai dengan root, direktori dan subdirektori.
 
Direktori root Linux memiliki beberapa direktori yang merupakan standar direktori pada banyak distro Linux.
Direktori-direktori tersebut antara lain :
         
 Direktori Isi
/bin      : berisi file-file binary standar yang dapat digunakan 
            oleh seluruh user baik user biasa maupun super user.
/boot     : berisi file-file yang digunakan untuk booting
            Linux termasuk kernel image.
/dev      : berisi file system khusus yang merupakan
            refleksi device hardware yang dikenali dan
            digunakan sistem.
/etc      : berisi file-file konfigurasi sistem,biasanya hanya 
            boleh diubah oleh super user(root).
/home     : berisi direktori-direktori yang merupakan direktori 
            home untuk user biasa dan aplikasi tertentu.
/lib      : berisi file-file library yang digunakan untuk      
            mendukung kerja kernel Linux.
/mnt      : direktori khusus yang disediakan untuk mounting
       (mengaitkan) device disk storage ke sistem dalam   
       bentuk direktori. 
/root     : direktori home untuk user root (user khusus dengan
       priviledges hampir tak terbatas).
/tmp      : berisi file-file sementara yang dibutuhkan sebuah
       aplikasi yang sedang berjalan.
/usr      : berisi library, binary, dokumentasi dan file lainnya
       hasil instalasi user.
/var      : berisi file-file log, mailbox dan data-data aplikasi.


Pertemuan 1 & 2

untuk masuk ke dalam console tekan Ctrl+Alt+F2
Terminal area (shell) adalah tempat pengetikan perintah dasar.

[root@localhost~]#
[username@hostname pwd]# 

Keterangan :
root  adalah nama user yang sudah aktif, root menduduki posisi pucak di dalam hierarki. Direktori ini membawahi semua direktori penting lainnya. Sehingga penulisan direktori lainnya selalu menggunakan tanda / di depannya, yang menunjukkan kalau direktori tersebut dibawah root.
localhost
 adalah host name atau nama komputer.
  ~   menunjukkan direktori atau folder yang sudah aktif.

Pada saat menuliskan perintah, ada beberapa aturan yang harus kita ikuti, antara lain :
1. Case Sensitive (penggunaan huruf besar dan huruf kecil). Dalam menuliskan perintah harus diperhatikan apakah perintah tersebut menggunakan huruf besar atau huruf kecil. Karena huruf besar dan huruf kecil diartikan berbeda. Bila ada kekeliruan perintah tidak mau dijalankan atau terjadi erorr.
2. Penggunaan Tanda Baca dan Spasi Harus meneliti penggunaan tanda titik, koma, slash atau backslash. Begitu juga dengan spasi, perintah juga tidak bisa dijalankan.
3. Ejaan Kata Dari Perintah Yang Digunakan. Pastikan perintah sudah benar.

 

Administrasi User
Perintah ini untuk membuat/menghapus user dan member, menghapus password user.
# adduser ˽ namauser → untuk membuat user
# passwd ˽ namauser → memberi password user
# userdel ˽ namauser → menghapus user
# userdel ˽ –r ˽ namauser → menghapus nama user beserta home direktorinya
# passwd ˽ –d ˽ namauser → manghapus password user
#/$ logout → logout user
#/$ ctrl+d → logout user
Informasi login :
[root@xabudy root]#
Tanda # berarti login sebagai root, tanda $ berarti login sebagai user biasa.

Berpindah-pindah Mode
Berpindah dari mode grafis ke text
Ctrl+Alt+F1 → pindah ke konsole1
Ctrl+Alt+F2 → pindah ke konsole2
Ctrl+Alt+F3 → pindah ke konsole3
Ctrl+Alt+F4 → pindah ke konsole4
Ctrl+Alt+F5 → pindah ke konsole5
Ctrl+Alt+F6 → pindah ke konsole6

Berpindah dari text ke text
Alt+F1
Alt+F6

Berpindah dari text ke grafis
Alt+F7, bila aktif langsung pada mode text cara mengaktifkan grafis dengan startx.


Administrasi Direktori dan File

Pindah Direktori
#/$ cd ˽ namadirektori → berpindah ke nama direktori yang dituju dari direktori induk
#/$ cd [path] → berpindah langsung ke direktori yang dituju
#/$ cd / → berpindah ke direktori /
#/$ cd ˽ .. → berpindah ke direktori induk
#/$ cd → berpindah ke direktori root

Melihat isi direktori
#/$ ls → menampilkan isi direktori secara singkat
#/$ ls ˽ –a →
#/$ ls ˽ –l → menampilkan isi direktori lengkap dengan informasi file
#/$ ll → sama dengan ls ˽ –l
#/$ ll |more → menampilkan isi direktori per layer/halaman

Melihat struktur direktori aktif
#/$ pwd → menampilkan path dari direktori aktif

Membuat direktori
#/$ mkdir ˽ namadirektori
#/$ mkdir ˽ namadirektori ˽ namadirektori …. → membuat direktori langsung banyak

Mengkopi file
#/$ cp ˽ namafile /direktori_tujuan

Memindahkan File
#/$ mv ˽ namafile /direktori_tujuan
 Rename nama file atau direktori
#/$ mv ˽ nama_lama ˽ nama_baru

Menghapus direktori
#/$ rmdir ˽ namadirektori → menghapus direktori kosong
#/$ rmdir ˽ –r ˽ namadirektori → menghapus direktori beserta isi 

Membuat File 

#touch ˽ nama file berfungsi untuk membuat file yang masih kosong.
#cat>nama file berfungsi untuk membuat file baru.
#cat>>nama file berfungsi untuk mengisi file yang sudah ada.
#cat ˽ nama file berfungsi untuk melihat isi file.
#echo>nama file ˽ isi file berfungsi untuk membuat baru.
#echo>>nama file ˽ isi file berfungsi untuk menambahkan file. 


Mengcopy File dan Direktori
#cp ˽ nama file ˽ direktori tujuan berfungsi untuk menyalin file.
#cp ˽ nama file ˽ direktori tujuan (nama baru) berfungsi untuk mengganti nama.
#cp ˽ -r ˽ nama direktori ˽ direktori tujuan berfungsi utuk mengkopi direktori.

Memindahkan File
#mv ˽ nama file ˽ direktori tujuan berfungsi untuk memindahkan file.
#mw ˽ nama file ˽ nama file baru berfungsi untuk mengganti nama.
  
Melihat Baris Awal File
#head ˽ -n ˽ nama file
 
Melihat Baris Akhir File
#tail ˽ -n ˽ nama file

Mengkompres File
#gzip ˽ nama file

Membuka File Kompresan
#zcat ˽ nama file

Mengekstrak File
#gzip ˽ nama file

Menghapus File
#rm ˽ nama file (remove) berfungsi untuk menghapus direktori yang tidak ada isinya.
#rm ˽ nama direktori
#rm ˽ -r ˽ nama direktori berfungsi untuk  menghapus file jika ada nama direktorinya.

Ctrl + Alt + C untuk Save